Skip to main content

√ Mengetahui Apa yang Dirasakan Perut Saat Hamil Muda

Wanitabaik.com - Ibu hamil identik dengan perut yang membesar dengan berbagai ukuran karena tergantung dengan keadaan tubuh dan periode kehamilan berjenjang. Khususnya apa yang dirasakan perut saat hamil muda? Sebagian besar mengalami gejala hampir sama dan efek paling dirasakan terjadi pada bagian abdomen.

Apa yang Dirasakan Perut Saat Hamil Muda

Hal Apa yang Dirasakan Perut Saat Hamil Muda?

Perubahan pada hamil muda terlihat pada bentuk perut ibu hamil belum terlihat jelas, namun gejala yang dirasakan dapat diketahui karena dialami langsung oleh sang ibu. Posisi rahim yang berada di dekat abdomen akan menampung janin di dalamnya. Berikut beberapa gejalanya:

1. Perut Kram

Timbulnya gejala ini bersamaan dengan hadirnya flek sebagai tanda awal tertanamnya embrio dalam uterus. Rasa kram di perut hampir sama saat nyeri ketika menstruasi. Maka tidak heran bila kondisi seperti ini sulit dibedakan antara sedang hamil muda atau dalam masa haid.

Gejala kram perut yang terjadi sebaiknya tidak ditangani dengan obat pereda nyeri apalagi tanpa resep atau petunjuk dari dokter. Dikhawatirkan memberi dampak negatif bila dikonsumsi. Sebaiknya segera tes kehamilan jika mengalami permasalahan di atas disertai dengan menstruasi yang terlambat.

2. Perut Terasa Lebih Kencang

Sebagian ibu hamil merasakan seperti otot perut sedang ditarik atau meregang. Tidak jarang pula dirasakan kesemutan di area abdomen. Meski terlihat samar-samar untuk dibedakan karena bisa juga disebabkan setelah melakukan olahraga mengencangkan otot atau usia mengandung yang masih muda.

Dalam kondisi seperti itu disarankan agar tubuh ibu hamil tetap terhidrasi, bila perlu kompres hangat, beristirah, pijat secara perlahan dan sebagainya demi meminimalkan sensasi perut yang mengencang. Biasanya keadaan tersebut dipengaruhi oleh perkembangan atau pergerakan janin.

3. Perut Terasa Kembung

Mirip dengan kram di abdomen, gejala hamil muda menyebabkan perut kembung. Namun hal ini juga terjadi saat menstruasi sehingga terlihat sulit untuk dibedakan. Biasanya ini disebabkan karena meningkatnya produksi hormon progesteron sebagaimana mempengaruhi laju pencernaan.

Laju pencernaan yang melambat disebabkan oleh waktu mengolah nutrisi makanan lebih lama karena perlu dialirkan melalui darah hingga disampaikan ke janin. Disarankan ibu hamil melewatkan jenis makanan dengan potensi menyebabkan kembung yaitu brokoli dan kacang-kacangan.

4. Perut Mengalami Konstipasi

Laju pencernaan melambat juga berpengaruh pada timbulnya konstipasi. Masalah sembelit tidak hanya timbul sebentar saja di awal kehamilan, namun dapat berlanjut lagi pada periode trimester tertentu. Gejala ini timbul dikarenakan sang ibu tidak rutin buang air besar.

Konstipasi di perut dapat dihindari dengan rutin buang air besar, mengonsumsi makanan berserat tinggi untuk melancarkan pencernaan. Hindari memakan panganan pedas, berlemak dan jenis makanan lain yang berpotensi menimbulkan sembelit.

5. Rasa Lapar di Perut

Pada awal kehamilan sebagian ibu hamil dapat kehilangan nafsu makannya meskipun dihidangkan makanan favoritnya. Pengaruh morning sickness adalah penyebab utama turunnya selera makan tersebut. Namun setelah melewatinya, rasa lapar untuk mengonsumsi makanan timbul kembali.

Beberapa ibu hami dapat pula mengalami peningkatan selera makan ketika meningkatnya usia kehamilan. Bahkan timbul pula keinginan untuk menikmati makanan yang jarang diminati atau tidak biasanya. Kondisi seperti ini pada umumnya disebut “ngidam”.

6. Rasa Mual dan Ingin Muntah

Apa yang dirasakan perut saat hamil muda? Salah satunya seperti menolak untuk diisi makanan. Pada umumnya gejala ini dialami hampir semua ibu hamil saat memasuki masa awal kehamilan. Perasaan mual biasanya muncul di usia kehamilan 2 hingga 8 minggu karena terjadi perubahan hormon.

Ketika ibu hamil mengalami gejala ini, nafsu makan seperti turun drastis, namun bukan berarti sang ibu boleh tidak makan sama sekali. Keadaan mengganggu tersebut dapat diatasi dengan kemoterapi, meminum campuran air jahe, perbanyak meneguk air putih dan cobalah untuk hirup udara segar.

7. Rasa Nyeri Pada Perut Bagian Kiri Bawah dan Kanan

Tanda kehamilan dapat juga diketahui melalui rasa nyeri pada perut bagian kiri bawah maupun sebelah kanan. Namun gejala ini tidak timbul pada awal masa kehamilan melainkan baru muncul pada trimester kedua usia kandungan. Lebih rincinya terjadi pada kehamilan menginjak usia 4 bulan.

Penyebab terjadinya hal tersebut adalah akibat meregangnya ligamentum rotundum letaknya di bawah insersi tabung fallopi yang merupakan penopang rahim pada sisi kanan maupun kiri. Ketika uterus semakin melebar karena janin bertumbuh secara langsung berdampak pada mengencangnya ligamen.

8. Perut Terasa Gatal

Keluhan di perut saat ibu sedang hamil muda adalah timbulnya rasa gatal karena ukurannya semakin membesar. Kulit abdomen yang mengembang cenderung menghilangkan kelembapannya sehingga permukaannya semakin kering. Kondisi serupa juga dapat terjadi pada bokong.

Jika ibu hamil merasa gerah dengan gejala tersebut dapat mengatasinya dengan memakai pelembab kulit. Namun jangan sembarang menggunakan produk tersebut bila tidak disertai petunjuk dokter dan izin aturan pakai yang aman dari lembaga BPOM demi menghindari alergi pada kulit.

9. Perut Perlahan Membesar

Kondisi terlihat dari perut ibu yang sedang hamil muda adalah bentuknya perlahan membesar seiring perkembangan janin yang dikandungnya. Meskipun ukurannya tidak sebesar hamil 9 bulan, namun tetap saja selama sang ibu menjalani periode trimester kehamilan bentuk perut akan terus meningkat.

Kurang lebih itulah beberapa gejala terkait apa yang dirasakan perut saat hamil muda, mulai dari sifatnya berupa keluhan, gangguan dan bentuk terlihat membesar dari abdomen sang ibu. Semoga bisa menambah wawasan untuk colon ibu semuanya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar