Skip to main content

Posisi dan Bentuk Perut Hamil Muda Saat Tidur

Posisi dan Bentuk Perut Hamil Muda Saat Tidur - Bentuk perut hamil muda saat tidur bisa diprediksi melalui berbagai gejala yang nampak. Namun, tidak selalu semua wanita akan memiliki kesamaan tanda-tandanya. Terkadang di minggu-minggu pertama secara fisik pun tidak menunjukkan perubahan berarti.

Bentuk Perut Hamil Muda Saat Tidur

Berapa Ukuran Perut saat Hamil Muda?

Untuk awal masa kehamilan terutama di usia kandungan baru 1 bulan memang tidak terlalu terlihat perubahan bentuk perut yang terjadi. Sebab, di fase ini janin baru terbentuk embrio yang tertanam di rahim dan kantung ketuban mulai terisi cairan untuk melindungi calon jabang bayi.

Secara ilmiah di usia kandungan ini janin masih pada tahap pembentukan berbagai organ. Yaitu berupa mulut, rahang bawah dan tenggorokan. Bahkan untuk indera penglihatan atau mata baru terbentuk bulatan hitam.

Jika diamati lebih jelas lagi, janin akan nampak dengan ukuran yang masih sangat kecil. Yakni hanya sekitar 6 sampai 7 mm atau seukuran biji beras. Meskipun begitu, Anda sudah bisa mengeceknya dengan USG.

Posisi dan Bentuk Perut Hamil Muda Saat Tidur

Bentuk perut hamil muda saat tidur memang kerap kali membuat para calon ibu tidak nyaman. Berbagai faktor yang menjadi penyebabnya seperti keram perut, kedutan dan sebagainya. Inilah beberapa tips supaya Anda bisa terlelap dengan nyenyak dan nyaman:

1. Letak Bantal

Bantal menjadi hal penting untuk diperhatikan ketika ingin tidur nyenyak dan nyaman saat hamil. Posisi yang benar bisa mempengaruhi kualitas tidur Anda. Salah satu caranya adalah dengan meletakannya di bawah perut atau di antara dua lutut.

Hal ini dilakukan untuk menghindari posisi Anda yang berubah secara tidak sadar ketika tidur seperti telentang atau tengkurap. Sebab, keduanya akan membuat tidur tidak nyaman bahkan perut terasa tertekan dan bentuk perutpun akan tetap normal.

2. Miring ke Kiri

Posisi tidur dengan miring ke kiri bisa dikatakan terbaik untuk kesehatan dan bisa membuat Anda nyaman. Pasalnya dengan melakukan cara ini bisa meningkatkan aliran darah, bahkan posisi tidur seperti ini juga dianjurkan oleh Rasulullah (untuk umat Islam).

Beberapa penelitian juga menyebutkan jika dengan tidur miring menghadap ke kiri, maka nutrisi plasenta akan terserap dengan baik ke calon bayi. Kabar baiknya lagi bisa untuk mencegah penyakit liver karena tertekan perut yang bentuknya semakin membesar.

3. Setengah Duduk

Ketika di malam hari tiba-tiba Anda mengalami heartburn (asam lambung) naik atau nyeri ulu hati maka untuk menjaga kehamilam supaya tetap sehat bisa mencoba mengganti posisi tidur. Cara ini juga bisa dilakukan dengan meletakkan bantal di bawah dada dengan telentang.

Anda juga bisa mencoba untuk tidur dengan posisi kepala dan punggung atas di sangga bantal atau setengah duduk. Banyak bantal lembut dan empuk di sekitar tempat tidur akan semakin membantu untuk merasakan kenyamanan pada bentuk perut.

4. Telentang

Cara telentang ini sebenarnya tidak terlalu dianjurkan untuk usia kandungan lebih dari 20 minggu. Akan tetapi, jika masih hamil muda mungkin Anda bisa mencobanya untuk mengatur posisi bentuk perut supaya lebih nyaman dan nyenyak.

Ketidakbolehan ini karena jika kandungan sudah membesar dengan tidur telentang akan membuat aorta dan vena terkena tekanan ekstra. Di sisi lain banyak pula para ibu hamil merasa tidak nyaman dengan posisi tidur seperti itu sebab akan menimbulkan nyeri perut.

Apa yang Dirasakan saat Hamil Muda dan Perubahan Bentuk pada Perut?

Ada terdapat beberapa hal yang bisa menunjukkan bahwa seseorang tersebut tengah hamil muda. Biasanya ditandai dengan berbagai gejala perubahan yang dirasakan di dalam tubuh, bukan secara fisik, di antaranya yaitu:

1. Perut Mengalami Kedutan

Wanita yang berada di fase kehamilan trimester pertama terutama minggu-minggu awal, kedutan akan sering dirasakan hingga membuatnya tak nyaman. Bahkan saat digunakan berbaring justru akan semakin terasa nyeri.

Rasa ini terjadi akibat tekanan yang kuat dari dalam rahim karena adanya bentuk pembesaran dan peregangan. Pada fase ini wanita akan kesulitan karena melakukan apapun tidak akan terasa nyaman. Namun, perlu diperhatikan pula jika kedutan berlebihan patut diwaspadai.

2. Perut Membengkak

Perut membengkak berbeda dengan membesarnya rahim karena janin telah tumbuh. Akan tetapi, yang dimaksud di sini adalah pembengkakan karena adanya gangguan. Meskipun tidak semuanya, namun ada baiknya jika Anda berhati-hati.

Bentuk perut yang membesar saat kehamilan memang lumrah. Hanya saja bagaimana jika perut membengkak di usia awal? Hal ini bisa saja terjadi pada sebagian wanita karena kelebihan air ketuban atau faktor kelelahan.

3. Bentuk Perut

Pada usia kehamilan yang masih muda atau kurang lebih 2 bulan seharusnya bentuk perut belum terlalu terlihat. Penyebabnya karena di sini ukuran rahim masih sebesar buah jeruk atau stroberi. Bisa jadi Anda akan kelihatan tambah gemuk begitu saja.

Namun, ada juga kasus lain jika usia kandungan sekitar 2 bulanan perut sudah kelihatan berisi bisa jadi karena beberapa faktor. Misalnya karena lemak atau otot perut. Kemungkinan lain juga bisa karena riwayat kehamilan sebelumnya.

4. Kram di Perut

Kram perut adalah hal lazim yang dialami hampir semua wanita saat hamil muda. Biasanya rasa nyeri yang dirasakan berada di bagian bawah. Hal ini akan terjadi di awal-awal minggu pertama usia kehamilan karena adanya kontraksi otot rahim dan merubah bentuk perut.

Bentuk perut hamil muda saat tidur serta gejala-gejala yang dialami setiap orang bisa jadi berbeda. Memang hal ini tergantung dari kondisi tubuh seseorang. Maka, itulah beberapa info menarik sehingga bisa dijadikan tambahan wawasan buat Anda yang tengah mengandung.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->